Google Inc membuka tantangan baru. Tepat sepekan lalu, perusahaan yang bermarkas di Menlo Park, California, itu meluncurkan internet browser mereka yang pertama dengan titel Google Chrome. Untuk tahap awal, baru versi beta yang diluncurkan. Namun, serangkaian uji coba memberi kesan bahwa Chrome lebih cepat daripada Firefox, IE (Internet Explorer) 7, IE 8 beta 2, maupun Opera.
"Google Chrome adalah sebuah pendekatan baru pada browser yang mengutamakan kesederhanaan dan kekuatan yang diinginkan user dari produk Google," kata Sundar Pichai, wakil Google.
Sesuai perkataan Pichai, tampilan Chrome memang sangat sederhana. Tidak terlihat jendela utama dengan menu bar seperti pada browser lain. Yang ada hanyalah jajaran tab dengan kolom URL. Kita bisa membuat bookmark dengan mudah. Jika sebelumnya Anda pengguna IE, semua bookmark simpanan bisa langsung dipindah ke Google Chrome.
Browser pertama Google tersebut memiliki mesin render independen. Setiap tab menjalankan proses yang terisolasi dengan kemampuan terbatas. Artinya, jika terjadi gangguan pada halaman yang sedang dibuka, hal itu tidak akan memengaruhi proses loading page pada tab lain.
Chrome bisa menjadi senjata mutakhir Google untuk memimpin jagat internet. Perang browser kali terakhir dimenangkan Microsoft dengan IE. Hal itu terjadi ketika IE menjatuhkan dominasi Netscape Navigator di era 90-an.
Namun, sekali lagi ini masih versi beta. Chrome masih me-load semua gambar dan video yang terpasang di sebuah halaman web. Belum ada filter yang mengeblok pop-up atau semacamnya. Kelemahan lain yang mungkin Anda temukan, tidak ada kolom search di sana. Tapi, kita bisa akses Google search engine lebih cepat.
Google Chrome versi beta bisa di-download di Google.com/chrome. Setelah download, kita bisa langsung install dan memakainya. Prosesnya mudah dan tidak membutuhkan waktu lama. Menariknya, proses download dan install sudah tersedia dalam bahasa Indonesia. (yon/bs/rum)
sumber : http://www.jawapos.com/


0 comments:
Posting Komentar